RSS

Bintang Hidupku (for My Parents)

11 Feb

#CeritaUntukKamu 11 Februari 2012

Sejenak menghela nafas,berfikir dan merenungi obrolan yang lumayan lama di telefon tadi.
sampai saat inipun bahkan dalam kurun waktu yang tidak sebentar ini aku masih merasa tidak bisa jauh2 dari keluargaku,specifically for my parents,orang tuaku yang selalu memberi kekuatan padaku
walaupun aku ikut dengan keluarga yang sangat baik juga denganku,yang sudah seperti bapak ibuku sendiri tetapi rasa itu beda, kasih sayang itu beda seperti kasih sayang yang ibu aku berikan…
ibuku sosok wanita yang kuat yang ga pernah ngeluh,pekerja keras.. dan sifat itu yang harus aku tiru.ada kekuatan dan semangat setelah aku ngobrol dengan orang tuaku,yaaaa ya,, rasa yang dulu tak pernah aku rasakan,dulu saat aku masih tinggal bersama orangtuaku aku merasa aku tak pernah mendengarkan apa kata orangtuaku,ketika aku di beri nasehat,petuah,wejangan2 aku hanya bilang
“inggih…inggih..
yang artinya yaa..yaaa…

kalau kata orang jawa inggih2 saya itu namanya inggih inggih ra kepanggih(ya ya doank ga terlaksana)
itu dulu dan sekarang sepertinya keadaan yang saat ini aku rasakan adalah sebagai pembelajaran bagiku.
saat aku ngobrol aku merasa ada getaran yang hebat,aku ingin selalu di dekat mereka,sarapan bareng,nonton TV,bercanda bareng,dan yang paling aku rindukan adalah melihat indahnya sinar bulan purnama di halaman saat malam hari sambil makan ubi/kacang rebus+segelas teh,tradisi yang dulu sering kami lakukan bersama…
memang benar kata pepatah “kita akan merasakan seseorang itu berarti ketika kita jauh/kehilangan ”
yaps memang benar pepatah itu tapi aku tak kehilangan orang tuaku aku hanya jauh.. jauh dan
hanya bisa mendengar suara dan gelak tawanya di seberang sana.
rasa yang tak pernah aku rasa saat dulu aku masih di dekatnya..
di satu sisi aku ingin segera berada di dekatmu,ga mau jauh…
tapi di sisi lain ada sesuatu yang harus aku kejar di sini, di ibukota yang kata sebagian orang ibukota itu lebih kejam daripada ibu tiri tapi hal itu tidak berlaku bagiku..
aku cukup bersyukur dengan segala fasilitas yang aku dapat disini dan satu yang harus aku tumbuhkan di diriku  yaitu MANDIRI!! ya.. madiri dan ga boleh malas2an..
karena dulu dan sekarang adalah 2 hal yang sangat berbeda…
dulu masih ada kakak-kakakku yang selalu membela saat orangtua marah karna hal yang mungkin sebenarnya adalah ulahku tapi sekarang,
aku harus bertanggung jawab sendiri dengan perbuatanku
aku penentu hidupku,aku pembawa peta kehidupanku dan aku tau Aku MAMPU… Melawan ARUS kehidupan ini.
di saat aku mulai down segera kuambil handphone dan … kringggg kriingggg
Assalamualaykum pa,bu..pripun kabare?? dan ngobrol ngalor-ngidul 
itu adalah obat mujarab dari segala penyakit rohaniku selain curhat kepada sang maha pencipta.
Terimakasih Ya allah atas semuanya..

Penulis: @Nar_ni

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 11, 2012 in #CeritaUntukKamu

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: