RSS

Long Distance Relationship

11 Feb

#CeritaUntukKamu 11 Februari 2012

Mungkin bagi sebagian orang, kita adalah pasangan konyol yang berhubungan hanya dengan mengandalkan teknologi. Ya, cinta memang datang dengan sangat tidak terduga. Dulu, hanya lewat perbincangan singkat di Facebook, aku bisa semudah itu jatuh hati padamu. Apakah cinta ini salah? Apakah apa yang aku rasakan padamu adalah sebuah kejanggalan? Aku bahkan tidak pernah benar-benar menyentuh lekuk wajahmu. Aku sekalipun tidak pernah menggenggam tanganmu. Aku tidak pernah merasakan hangat pelukmu. Tapi, entah kenapa aku menganggap hubungan kita begitu nyata? Hey, apa jadinya kita dulu, bila handphone dan BlackBerry dilarang di Indonesia? Apa jadinya aku dan kamu dulu, bila hubungan internet di Indonesia diputus pemerintah? Apakah hubungan kita juga ikut putus? Apakah cinta itu akan gugur? Apakah semua yang kita lalui akan berakhir dengan mengenaskan? Ya, semua itu memang telah terjadi, tepatnya 12 februari 2011, 2hari sebelum Hari Kasih Sayang tiba. Kita telah berpisah, cerita kita berakhir dengan mengenaskan, bunga cinta kita gugur sebelum mekar. Walaupun semua fasilitas tidak diputus dari Indonesia, walaupun BBM masih diizinkan di Indonesia, tapi memang sepertinya berpisah menjadi jalan terbaik untuk kita.

Kepada kamu yang berada ribuan kilometer disana. Aku benci jika mengingat perpisahan kita dulu. Yang membuat kamu menghilang sepenuhnya dari hidupku. Disaat kamu dan aku yang sedang merasakan indahnya cinta, tiba-tiba takdir begitu saja merenggut semuanya. Takdir yang memaksa kita berpisah. Apa salah kita? kita hanya sedang merasakan cinta dan menjalani hubungan layaknya pasangan lain, bedanya kita tidak saling mengungkapkan cinta dengan sentuhan, cukup dengan tulisan, suara dan video call. Kenapa? Kenapa mereka menganggap kita bodoh? Mengapa mereka melihat aku dengan pandangan melecehkan seperti itu? Mengapa mereka menganggap cerita cinta kita itu hanya akan hidup di dunia khayalan? Hingga akhirnya kitapun menyerah, kita pun kalah dengan semua kenyataan dan hujatan yang menghujam kita bertubi-tubi! Betapa sadisnya takdir yang Tuhan berikan kepada kita. Betapa menyakitkannya perkataan orang-orang itu, yang padahal tidak pernah tau secuilpun tentang kita. mereka yang tidak mengetahui bagaimana usahaku untuk meyakinkan dunia bahwa cinta kita itu ada, mereka yang tidak peduli hati dan fikiranmu terluka untuk mempertahankan semua ini. mengapa mereka begitu egois! Memaksa kita berpisah dengan begitu ngototnya. Padahal mereka tidak tahu besarnya cintaku dan cintamu. Sudah puaskah mereka sekarang?!

Tuhan, aku ingin membelokan garis takdirmu. Bolehkah? Tuhan, izinkan aku memegang kendali stir kehidupanmu sebentar saja, untuk memutarkan hidupku ke beberapa bulan lalu. Apakah engkau akan marah jika aku merusak lukisanmu yang seharusnya indah, Tuhan? Apakah engkau akan menghukumku, jika aku yang bukan siapa-siapa ini, dengan lancangnya memegang kendali sesuatu yang harusnya menjadi hak-Mu? Engkau jelas-jelas akan murka Tuhan, engkau pasti menganggapku hamba yang tak tahu berterimakasih karena terlalu banyak meminta padamu. Tapi, aku mohon Tuhan.. sisipkanlah kebahagiaan dalam hidupku walaupun tidak banyak. Perbaikilah sedikit jalanku. Taburilah hidupku dgn senyuman-senyuman di setiap harinya. Buatlah hariku menjadi lebih bermakna Tuhan. Dan satu lagi, buatlah hidupnya bahagia walau tidak denganku. Buatlah dia melupakanku dan kirimlah dia sosok lain yang lebih baik daripada aku. Aku berusaha untuk rela Tuhan :’)
hmmm, besok hari perpisahan kita kan? Selamat Hari Perpisahan ya tuan penakut kodok </3

penulis: @popeenn

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 11, 2012 in #CeritaUntukKamu

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: