RSS

Mom

11 Feb
#CeritaUntukKamu 11 Februari 2012


Seperti biasa ,hujan diluar sana yang membuat mood buyar ingin pergi melihat koleksi baju di butik langganan. Selalu menunggu. Cukup diam dikamar menunggu kapan titik titik air itu berhenti membasahi bumi. Bosan menunggu terpaksa mengambil laptop lihat siapa yang follow di twitter. Permainan di dunia maya yang menghimbau untuk meng-update status. Hanya sebagai hiburan sambil mencari teman sepermainan atau mungkin brondong atau yang lebih dewasa ,pikir alena .dahinya mengkerut terlalu bosannya menatap layar kaca yang timelinenya sepi ditambah hujan masih saja asyiknya mengguyur denpasar tanpa lelah .huh . .keluh alena .diam dikamar baginya hanyalah membuang waktu .ingin rasanya menerobos derasnya air yang terus berjatuhan itu .dibukanya jendela sedikit melongok keluar .ingin tau sederas apakah hujan diluar sana ,duuar . .petir menyambar kerasnya hampir membuat alena jantungan .”tuhan kapaaaann ?” keluhnya sambil melempar bbnya ke kasur empuk itu .”loh kok hapenya dibuang gitu aja ?” Tanya perempuan yang masih terlihat cantik walau umurnya hampir menginjak setengah abad itu dari balik pintu kamar alena .mamanya berniat mengajak alena untuk sarapan bersama. Dipanggilnya alena dengan lembut .tapi tetap alena tak menghiraukan ,masih ia menatap hujan yang diluar rumah menunggu kapan berhentinya .dipanggilnya berulang kali .tapi apa ?alena tiba tiba menggertak ,memelotototi mamanya yang masih sabar menghadapinya .”keluar !” mamanya hanya menatap lirih anaknya yang berubah drastis semenjak bergaul dengan febri ,Tania dan agas. Entah apa yang di ajarkan mereka hingga membuat perubahan 180 derajat bagi alena .pernah mamanya berpesan untuk hati hati berteman dengan mereka ,tapi alena tetap acuh.Masih berdiam diri didekat pintu kamar ,memikirkan anaknya yang berulang kali membentak seperti itu .hanya bisa mengelus elus dada berkata sabar menunggu kapan si anak berubah seperti dulu lagi .kadang air mata keluar mengingat gertakkan anaknya ,kata kata kasar yang diluncurkan kepada mamanya sering membuat sedih .bingung ,kenapa bisa terjadi .“masih disana ?mama bisulan sampe harus berdiri disana ?” kembali terucap kata kata yang tidak pantas untuk mamanya .”mama tunggu di meja makan ,sayang” dijawabnya lirih penuh senyuman.            Dua jam lewat sudah alena tidak turun untuk sarapan bersama mamanya . rommy baru bangun dan langsung menuju meja makan. Tetap di kursi sana ia duduk .terbayang di ingatan mamanya dimana saja posisi keluarganya duduk di meja makan .sang suami duduk di samping kanan dan alena didepan mamanya .rommy duduk disebelah alena .tapi sayang kini sisa dua orang yang makan bersama, mama dan rommy .”ma ,alen mana?” mamanya hanya diam tak menjawab.diliat wajah mamanya lesu ,pucat dan sedih .mungkin karena alena lagi ,pikir rommy .BLAR ! hentakkan pintu terdengar saat rommy membanting pintu kamar alena. Terlihat alena kaget karena ulah si kakak.ingin protes tapi telat, kini amarah berkuasa di kakaknya .kata kasar ,maki2an meluncur buat adiknya .tetap alena teguh pada dirinya dan merasa selalu benar .” ada yang mau disampein lagi ka ?cukup sampe disini atau lanjut lagi?”“mau pake episode ga ?” kembali alena melanjutkan seperti meremehkan kakaknya .untung saja rommy masih bisa sabar karena terbiasa menghadapi adiknya yang selalu meremehkan kakaknya .sebenarnya amarahnya sudah mencapai ubun ubun tapi kali ini rommy menahan emosi karena masih pagi .diam hening sejenak ,alena tertawa karena hujan berhenti dan ia bisa pergi dari kamarnya yang penuh raungan kakaknya ini .”permisi dong,mau marah sono sama diri lo ngaca lo sendiri udah bener ga ?!” sambil menunjuk nunjuk kakaknya  dilanjutkan mengambil tas ,bb, kunci mobil lalu pergi meninggalkan kakaknya .Mamanya berdiri ,dilihatnya alena turun dari tangga membuatnya senang karena ingin sarapan bersama .tapi salah ,saat mamanya menyodorkan kursi dan memeluk alena karena tiba tiba kangen sama anaknya ,alena malah mengacuhkan begitu saja .didorong hingga menabrak meja makan dan hampir seisinya jatuh berhamburan .makanan kesukaan alena banyak terhidang disana .dibuat sengaja agar alena mau berkumpul .sakit hati didapat dari hasil jerih payah mamanya dan si bibi pembantu rumah tangga .bibi dan pak adul sopir pribadi majikkannya hanya bisa mengelus dada dan iba melihat kelakuan anak majikkan macam setan itu . alena pergi begitu saja seusai mendorong mamanya .tanpa minta maaf ataupun sekedar pamit .tata karma terhapus dari otak alena .dimasukin roh apa anak itu ?banyak bertanya Tanya .            Lala sahabat alena dari tk datang ingin mengajak alena nonton .dikenal dikeluarga alena ,lala gadis yang baik ,sopan santun ,ramah dan selalu ada kapanpun alena butuh. Dulu mereka bersahabat ,tapi sekarang ,sama saja lala di acuhkan alena .sempat heran dan marah dengan tingkah alena .tapi sabar sabar dan sabar diutamakan lala . tapi mungkin sekarang tidak saat lala melihat alena mendorong mamanya sendiri ,lala tak mungkin berdiam diri . alena sengaja saat dekat pintu tempat lala berdiri tiba tiba menyenggol lala dan nyelonong pergi tanpa minta maaf .ban mobil alena sebelumnya sengaja dikempeskan dan banyak diberi paku diparkirannya .”arghh !” kesal alena saat menyadari ban mobilnya kempes .”La pinjem mobil bentar ,tolong urus orang tua itu,kasian ka rommy ngurus sendiri” lala melongok dengan perkataan alena .mamanya hanya diam sedih dengan wajah pucat pasi mendengar semua.air mata pelan pelan jatuh. Si bibi dan pa adul reflek ,mereka juga mengeluarkan air mata layaknya menonton sinetron anak durhaka.”cepet dong !telat nih nanti Tania marah !” masih disebut sebut nama orang yang merubah alena seperti ini .sebelum lala memberikan kunci mobil ,lala menatap alena dengan tajam ,geram sudah lala sampai tak dapat menahan amarah dan PLAK! Meluncur 5jari tangan yang secara paksa diluncurkan agar alena bangun dari  setan setan yang merajalela ditubuhnya .PLAK! giliran cap 5jari melayang begitu saja di wajah lala .PLAK!kembali tamparan mendarat di alena .kaget sempat tersentak ternyata rommy itu .ingin balik menampar ,tapi cepat rommy meraih tangan alena mencegat agar tamparan tak mendarat begitu saja .”kak !maksudnya apaan ?! berani nampar gue!” kembali kata gue-lo terdengar untuk rommy .senyum licik kakaknya layangkan untuk alena ,”itu pantas” hanya sepintas kata kata untuk alena .”cukup!” terdengar suara rintihan perempuan paruh baya disana yang tak kuat melihat pemandangan buah cintanya bertengkar .”jangan ulangi lagi, papamu sedih disana ,mama mohon” berusaha berdiri berjalan ke arah anak anaknya .bluk! jatuh wanita itu mendarat di lantai dengan hentakkan cukup keras .mungkin karena beban mendera hingga lemas dan pingsan seperti itu .rommy dan lala cepat berlari membawa kerumah sakit ,sedangkan alena hanya diam dan menganggap semuanya biasa saja .            “ heii guys maaf telat!” sapa alena kepada teman sepermainannya di butik yang tadi sudah dijanjikan .wajah masam ,kesal menyambut kedatangan alena .”eh lo cyiin kemana aje ?lamanya bok nggak tahan deh kita pade nungguin elu seorang” sambut agas pertama kali dengan gaya khas kebanci-bancian itu .belom sempat alena menjawab agas ,tiba tiba agas menyambar lagi melanjutkan yang tadi ,”eke jamuran nungguin elu disini neng !pantat eke panas bok.lu kira kita ini jamur lo endap2in disini ?!pikir dong cyiin jadwal eke berhamburan kayak sampah gara2 elu cyiin! Mampus eke sama manager ,mampuuusss”“yaaa …maaf say .tadi halangan ujan sama nyokap ngeribetin”“nyokap lo yang cantik baik hati lemah lembut itu?cantik cantik ngerepotin orang sama kayak keturunannya!”Tiba tiba Tania menyambar begitu saja pembicaraan agas dan alena. Febri diam saja saking bosannya menunggu alena yang dianggapnya lelet .Alena hanya diam menghadapi kritikkan Tania ,diam diam dan diam .pernah terasa di batinnya ia cukup tersiksa berteman dengan mereka ditambah diajarkan melawan orang tua dan menghina hina .pernah terlintas rasa bersalah dengan mamanya ,tapi Tania dan lainnya berusaha meyakinkan alena bahwa menghina orang tua tidaklah dosa .“kenapa lo diem ?!kurang pedes kata kata gue ?apa perlu gue kasi sambel ke mata lo biar lo mau natap gue ?!”“maaf tan, bukan maksud gue kayak gitu .yaa emang bener ujan sama nyokap ditambah tadi nyokap pingsan”Tania mulai geram ,dilihatnya ada air di atas meja tempat febri bernaung ,byaar ! air berceceran dimana mana saat Tania menyiram alena didepan banyak orang .“alaah ! alibi lo segudang !” Tania mengambil tasnya lalu pergi meninggalkan butik disusul agas dan febri yang lagi mengantuk .“makannya jadi orang jangan kampungan sama waktu” sindir febri saat lewat didepan alena .malu didapat ,tawaan serta sindiran didapat alena saat di butik .diliat pengunjung butik ,tapi alena pasrah ,terserah bagi dia banyak orang yang menyaksikan .teringat mamanya yang terus ia tekan batinnya .teringat lagi saat mamanya pingsan saat mamanya memeluk ,menyuruh sarapan ,perhatian mamanya semua di ingat alena .air mata banyak jatuh . alena merebahkan dirinya di sofa butik .sesal kini datang ,alena menangis tiada henti sampai akhirnya bbnya berbunyi .telfon dari ka rommy .“len ,kalo kamu masih punya hati masih sayang mama ,tolong kamu ke rumah sakit yang dulu tempat mama dirawat,sekarang .mama butuh kita berdua bukan kakak aja. please”  tuutt…tutt..tutt..telfon terputus padahal belum sempat alena menjawab .alena berlari menuju mobil lala .laju mobilnya sangat cepat menuju rumah sakit .ingin rasanya berlutut dan mencium kaki mamanya .yang ia bayangkan kini hanya mama mama dan mama .tak ingin kedua kalinya kehilangan orang tua dengan penyesalan belakangan .mamanya selalu sabar bagaimanapun sikap alena terhadap beliau .bagaimanapun kata kata yang dikeluarkan alena ,mamanya tetap tersenyum .nah teman teman barunya ? baru saja telat sudah main air saja dengan maki makian ,belum lagi masalah kecil lainnya .Baru ingat ia pesan mamanya ,berhati hati berteman dengan teman barunya .ia ingat saat ia mengacuhkan dan menghina mamanya .” mama !!maafin alena !” teriaknya dalam mobil .            Cepat sampai di rumah sakit dan alena berlari menuju kamar mamanya .BLAK! dilihat sesampai dikamar mamanya yang sudah tak berdaya karena penyakit kanker yang selama ini disimpan dari anak anaknya dan kini memasuki stadium akhir .alena yang mendengar cerita kakaknya diam terpaku ,shock dan takut kedua kalinya akan kehilangan orang tua .mamanya masih belum sadarkan diri .dipeluk erat erat dalam tidurnya ,dicium kening mamanya sambil menangis sekencang kencangnya tak percaya penyakit parah ini menghampiri mamanya .sambil itu ia minta maaf menangis dalam kata kata .pelan pelan mata mamanya terbuka melihat alena menangis saat mencium keningnya .dipanggil nama anak perempuannya itu lirih .masih seperti biasa dengan senyuman. Masih cantik walau terbaring kini ,sifat lemah lembutnya tak pernah hilang .di elus rambut alena ,dipanggilnya rommy anak pertamanya.“ kakak ,jagain adik yaa . .”“sayangin adik ,jangan bertengkar lagi”“mama papa udah maafin kalian ,kita sayang kalian semu …a…”Tiiiittt …..tiiitt…titt…. denyut jantung mamanya berhenti saat menyampaikan pesan terakhirnya .” mamaaaaaaaa !!!!!!!” alena teriak sangat histeris memanggil nama mamanya dan belum sempat ia berlutut dan mencium kaki mamanya .dalam tidurnya yang panjang ,alena membisikkan “will always love you mom”

Penulis yang menarik dengan karyanya: @adellLarasR

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 11, 2012 in #CeritaUntukKamu

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: