RSS

untuk yang aku ceritakan

11 Feb

Cerita Untuk Kamu.

Ya, ini benar-benar cerita untuk kamu. Untuk kamu yang aku pun tak tau siapa kamu dalam kehidupanku. Untuk kamu yang aku pun tak punya cukup alasan mengapa harus kamu yang aku ceritakan disini. Untuk kamu yang bahkan mungkin tak akan pernah tau kalau aku menulis ini tentang kamu.

Aku suka kata ‘bertemu’. Aku suka bertemu seseorang. Aku percaya tiap secuil pertemuan pasti ada kesan tersendiri, walaupun mungkin tidak bisa dirasakan saat itu juga.

Taukah kamu? Aku terkesan oleh suatu hari di bulan Juli 2011. Waktu itu aku sedang melakukan perjalanan ke Jakarta naik kereta, dan waktu itu kamu meng-invite BBMku. Sehari, dua hari, dan banyak hari-hari selanjutnya aku dan kamu mengobrol via BBM dan SMS, hingga tidak terasa 2 bulan berlalu. Kamu tidak pernah absen mengisi layar handphoneku. Dan entah mengapa, aku sedikit nyaman dengan keberadaanmu ini.

Bulan Oktober 2011, bulan yang menurutku cukup mengesankan. Waktu itu untuk pertama kalinya aku bertemu kamu. Aku yakin kamu tidak ingat. Aku bertemu kamu saat ada ‘masalah kecil’ di event sekolahku. Walaupun sama-sama dalam kondisi nggak mood, tapi setidaknya pertemuan pertama kita tidak terlalu buruk. Sejak saat itu aku mulai berharap. Ya, mulai berharap akan ada pertemuan-pertemuan selanjutnya. Mulai berharap bisa terus bersama kamu. Bersama kamu dalam tanda kutip J

Sejak pertemuan pertama itu, secara tidak terduga, aku mulai merasakan kamu masuk ke dalam pikiranku. Perlahan, dan tidak pasti. Tidak ada yang mengetahui. Kamu dan aku, kita, sama-sama tidak tau.

Setiap hari, entah sudah berapa kata yang muncul di layar handphoneku. Sebagian besarnya dari kamu. Siapa lagi yang mau mengajakku mengobrol saat aku bosan pelajaran di sekolah? Cuma kamu. Bahkan orangtuaku pun pasti akan komentar jika tau aku tidak belajar dengan sungguh-sungguh. Tapi kamu berbeda. Kamu berbeda dengan orangtuaku dan sejuta teman yang lain. Kamu masih tetap menemaniku, walaupun selalu terbersit kata “ayo semangat belajar” dalam setiap pesan singkatmu. Mungkin saat itu kamu tidak berhasil membuatku semangat, tapi ketahuilah, aku amat menghargai itu.

Aku tak tau ada angin apa yang membawa pembicaraan kita ke topik ‘kapan-pertemuan-kedua-kita’. Tau-tau, aku sudah bersama kamu, duduk di kursi Food Court Tamansari Ambarukmo Plaza Jogjakarta. Pertemuan kedua amat sangat singkat. Hampir tidak ada yang spesial. Tapi kamu harus tau, setiap pertemuan denganmu, selalu terselip kata SPESIAL di setiap detiknya J

Semoga KAMU bisa menjadi kado spesial dari Tuhan, di sweet seventeenku tanggal 13 Februari ini.

Selamat Hari Valentine, KAMU.

Terimakasih untuk 7 bulan yang indah ini. Semoga 7 bulan bersamaku bisa membuat kamu merasa lebih berarti

penulis: @liliveda

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 11, 2012 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: