RSS

12 Feb

#CeritaUntukKamu 12 Februari 2012

Rabu ini indah. Aku bergegas merapikan seragam Putih-Abu kepunyaanku. Aku mencoba untuk check telepon genggamku, melihat list panggilan masuk tadi malam. Teringat ucapan-ucapan dan guyonan yang kau ucapkan semalam. Aku tersenyum tipis. Perasaan apa ini?? Tanyaku pelan dalam hati.

Beranjak perlahan, aku pergi ke sekolah. Dengan perlahan tapi pasti, gerbang sekolah sudah terlihat didepan mata. Wajah segar yang terlihat sudah tampak tidak asing lagi. Aku mengikuti langah kaki dan beranjak pergi ke ruang kelas. Ucapan selamat pagi terdengar indah ditelinga.

Waktu demi waktu, aku menghadapi mata pelajaran berbeda. Sampai tiba di akhir jam pelajaran, aku membuka Handphone. Jari-jariku mulai mengetik pesan dengan sabar.

Pesan terkirim. Aku menunggu balasan dengan perlahan.

bel pulang pun berbunyi. aku menanti seseorang di sebuah warung kecil. dibawah terik matahari, aku mencoba membuka Handphone. No Message. Aku hanya tersenyum, mungkin dia sedang dalam perjalanan, pikirku.

tidak lama, seseorang yang kunanti datang. dia tersenyum tipis ke arahku. Tuhaaan, inikah orang yang selalu ada dibalik telefon malamku?? Inikah sosok pria yang selalu membuatku tersenyum? Inikah lelaki yang aku kenal dari dunia maya?? Inikah orang yang selalu menemani malam sebelum tidurku? Aku tersenyum kepadanya. Dia membalas tipis. Sedikit salah tingkah aku mengambil langkah ke sepeda motornya. Mengambil posisi yang enak untuk membuka obrolan.

Aku masih ingat, saat itu dia menawarkankan ku untuk mengenakan jaket yang saat itu dibawanya. Dia mencoba melindungiku dari sinar matahari. Aku bergegas mengenakannya. Sedikit kebesaran, namun aku suka. Aku ingat bagaimana sinar panas matahari menemani perjalanan kerumahku siang itu. Tertawa tipis… Aku begitu nyaman duduk bersamanya. Perjalanan menjadi begitu singkat… Ucapan terimakasihku mengantarkan dia kembali pulang. Ingin hati untuk bisa lebih lama bersamanya. Namun… Ah sudahlah ucapku…

Sampai malam tiba, aku mempercepat langkah untuk meraih Handphone. Mencoba memanggil dan menunggu suara. “hallo assalamualaikum” desahnya pelan. Aku tersenyum dalam diam. Melanjutkan pembicaraan yang menurut ku sedikit penting. Ada rasa yang berbeda malam ini. Malam ini beda, jantungku berdegup cepat saat mendengar suaranya. Rasa ini pernah aku rasakan beberapa bulan lalu. Aku mengerti, tapi aku takut.

Aku mencoba meneruskan pembicaraan. Sampai akhirnya, telefon terputus. Aku mencoba memanggil kembali. Gagal. Aku gelisah tak menentu. Mencoba memanggil berkali-kali sampai akhirnya dia merespon “Aku lagi dijalan, tunggu yah. Ada yang mau aku bicarain sama kamu” aku tertenggun sesaat. mencoba menerka-nerka apa yang akan dia bicarakan. Aku mengiyakan pembicaraannya. sampai satu pesan aku terima

“ada yang mau aku bicarain”

“apa?” tanyaku penasaran

dia melanjutkan pembicaraannya dengan serius. tanpa harus aku duga, dia menyatakan cinta kepadaku. Aku tersenyum melihat kutipan pesan-pesan singkat itu. sampai jam 11 malam. aku mengiyakan permintaannya. Aku berdoa “tuhan, berilah aku kepastian dengan suatu ikatan tali baru ini. Aku masih terlalu dini untuk menjalaninya lagi. Bimbing aku. Aku takut terjatuh dilubang yang sama. Amin”

Berjalan waktu, hubungan kami menginjak usia 2minggu. Cukup lama bagiku untuk menjalaninya. Hubungan jarak jauh membuatku terlihat cukup bodoh. Ada suatu kegelisahan disaat aku bersamanya, suatu kecanggungan, dan sampai tanggal 10 February ini, aku menyadari jawaban ini. Dia pergi perlahan dari kehidupanku. Sirna seperti cat lukis yang perlahan memudar.

 

Ada harapan memberinya sebuah bingkisan lucu kesukaannya untuk dia di hari Valentine, hanya sekedar untuk suatu kenangan. Namun apadaya, taliku rapuh.. Dan tak mungkin untuk aku satukan kembali…

 

Aku tersenyum saat sabtu malam menyapa. Mencoba merangkai dan mewarnai puzzle-puzzle wajahnya yang seketika memudar itu…

 

Aku masih ingat, hari rabu itu. Hari diawal perjumpaan kita. Aku mungkin tidak bisa melupakan rabu itu. Begitupun rabu yang akan aku jalani esok hari.

penulis: @ndelfadilla

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 12, 2012 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: