RSS

Kamu

12 Feb

#CeritaUntukKamu 12 Februari 2012

Ingatkah hari itu?
Hari dimana facebook tiba-tiba menjadi sangat penting untukku dan untukmu, karena semua cerita indah itu berawal dari facebook.

Hari itu hari Rabu, tanggal 15 Juli 2009. Siang itu, dengan segenap keberanian dan rasa sayang, aku menyatakan suka padamu. Dan alangkah bahagianya saat aku tau kamu juga menyukaiku.

Dan selanjutnya cinta kita terus berjalan, flows like a water. Tapi tak jarang kekuatan cinta kita di adu oleh waktu dan masalah. Dan aku bersyukur cinta kita saat itu cukup kuat untuk bertahan.

17 bulan sudah kita berjalan. Tapi, ternyata masalah selalu datang dan tak kunjung henti. Aku mulai lelah akan keluhanmu tentang kesetiaanku. Saat itu aku sedang sakit, dan itu membuatku bertambah buruk.

Hingga saat kita sudah hampir 18 bulan berjalan, aku memutuskan untuk berhenti.

Aku menyesal tidak mencoba menahan emosiku. Aku menyesal membuatmu marah dan mengakhiri segalanya. Aku menyesal, sungguh menyesal.

Aku mencoba melupakanmu. Mencoba menghapus setiap kenangan yang selalu berputar-putar di benakku. Tapi aku tak bisa. Aku mencoba dan terus mencoba, tapi tak bisa… I’ve tried so hard until tears falling from my eyes, but I can’t.

Mungkin aku belum bisa memaafkan diriku. Belum bisa berdamai dengan semua kenangan kita. Belum bisa.

Pernahkah sedetik saja kamu memikirkan tentangku? Tentang aku yang belum bisa melupakanmu, dan mengharapkanmu kembali lagi padaku? Pernahkah kamu memikirkan kembali semua kenangan kita? Pernahkah kamu berpikir tentang “kita”?
Jujur, saat itu aku sakit melihatmu dengannya. Saat itu juga aku berpikir dia munafik. Dia yang mengaku sebagai temanku, dengan mudahnya mengambilmu saat dia tahu aku belum bisa melupakanmu.
Lalu saat aku sudah terbiasa dengan semua rasa sakit itu, seseorang datang dan mencoba membuatku lupa padamu. Ya, memang saat itu aku lupa padamu. Tapi hanya untuk sementara. Saat aku tahu dia juga menyukai pacarmu, aku memutuskan untuk pergi dari hidupnya dan kembali menjadi “kita” yang dulu.
Aku ingat.
Saat kamu bercerita padaku, bahwa kamu sakit mendengarkan penolakannya. Saat kamu melihatnya berbohong. Saat kamu berpikir untuk mengakhiri semuanya dengannya, saat kamu bercerita padaku kamu bosan dengannya?
Yeah, I still remember it, very clear in my mind; like it’s happened yesterday.
Dan sekarang dia juga mencoba untuk menarikmu kembali.
Sungguh, aku tidak ingin dia kembali bersamamu. Aku tak ingin kamu sakit lagi karenanya. I don’t wanna see you fall for her.
Kenapa dia bisa membuatmu jatuh cinta padanya, sedangkan aku tidak?
Kenapa?
Tolong, bisakah kau jelaskan?
Dia memang cantik. Dia sempurna.. Dan aku tidak.
Kini, kita memang hanya bersahabat. Dan untuk sekarang, ini semua cukup.
Aku tidak perlu memintamu kembali. Aku sudah bahagia dengan “kita” yang sekarang.
Biarkan takdir Tuhan membawa kita kemana harus pergi dan melangkah.
Di tulis oleh: @haniiws
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 12, 2012 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: