RSS

Karena Kamu, Jarak Terasa Lebih Manis

12 Feb

#CeritaUntukKamu 12 Februari 2012

Untukmu, Lelakiku …

Hai Lelakiku! Apa kabar? Aku yakin kamu akan selalu baik-baik saja, sebab kamu masih terus saja berlarian di pikiranku, menuangkan berbagai cat warna-warni bermerek ‘bahagia’ di hatiku. Kamu masih saja sibuk menuliskan kisah-kisah indah di buku kehidupan kita berdua. Aaahhh, aku tak bisa membayangkan jika kamu sakit. Apa jadinya aku jika kamu berhenti berlarian di pikiranku? Berhenti bermain dengan cat ‘bahagia’ di hatiku? Dan berhenti menulis kisah-kisah kita? Aku tak ingin kamu lenyap dari pikiranku, hatiku, dan hidupku.

Lelakiku, Raymond Soelistiono Filemon …

Terima kasih sudah menjadi malaikat penjagaku selama 132 hari ini, terima kasih sudah mau bertahan dengan hubungan jarak jauh ini atau orang biasa menyebutnya dengan LDR (Long Distance Relationship). Lelakiku, masih terekam jelas di otakku ketika kamu berkata kamu tidak terbiasa dengan hubungan jarak jauh, kamu merasa asing dengan jarak. Hingga pada akhirnya, demi aku kamu mulai memberanikan diri untuk berkenalan lebih jauh dengan jarak, mencoba mengakrabkan diri dengan 120kilometer Yogyakarta-Semarang. Terima kasih. Melihatmu berusaha melawan ketakutan dan berteman dengan jarak, aku pun begitu. Meskipun ini bukan yang pertama kali untukku, setidaknya aku sudah lebih mengenal jarak daripadamu. Namun, menjalin hubungan denganmu membuatku mengabaikan apa yang sering jarak tawarkan padaku. Ya, jarak kerap kali datang menawarkan sejuta macam obat penghilang sepi. Aku yakin suatu saat nanti jarak akan mencoba menawarkannya padamu. Ketika kamu terlalu lelah untuk merasakan rindu yang selalu datang mengetuk hatimu dan aku tak kuasa menawarkan rasa rindumu, ketika kamu merasa sunyi dan aku tak mampu menyajikan nyanyian indah sekadar untuk meramaikan hatimu, ketika kamu merasa sakit dan aku  tak sempat mejadi perawat dengan obat peredam nyerimu. Lelakiku, ingatlah ketika kamu merasa bosan menampung jutaan rindu yang menggelayut manja di bahumu, ketika itu pulalah jarak datang dengan sejuta tarian penuh pesona sebagai obat mujarab penawar rindumu. Jarak tidak bermaksud buruk, ia hanya ingin menyenangkanmu. Tapi aku mohon, janganlah sekali-kali kamu menerima tawarannya. Aku harap, hanya aku yang mampu menyembuhkan kesakitanmu menahan rindu, hanya aku! Aku yang telah menelantarkan rindu itu di hatimu, maka hanya akulah yang harus menjemputnya kembali.  Bukan berbagai macam obat yang jarak tawarkan padamu.

Lelakiku, Pelukis Lengkungan Indah Penuh Makna …

Aku tak pernah lihai dalam berucap, aku tak sanggup menyusun rangkaian kata penuh cinta di hadapanmu. Oleh karenanya, izinkan aku menitipkan jutaan cinta dan rindu yang aku punya di ujung jemariku. Biarkanlah ia meracik barisan mantra untuk memujamu. Aku memujamu, lelakiku. Meskipun kamu bukan lelaki pertama yang mendegupkan jantungku, bukan lelaki pertama yang menggetarkan nadi dalam hatiku, bukan lelaki pertama yang bersemayam di imajiku, bukan lelaki pertama yang mengisi ruang-ruang kosong di sela-sela jemariku, bukan lelaki pertama yang menghirup aroma tubuhku, bukan lelaki pertama yang menyelipkan rindu di saku jiwaku, dan bukan kamu pula lah lelaki pertama yang menjadikanku wanita pertamamu. Kamu bukan yang pertama. Aahh apalah artinya menjadi yang pertama, jika bukan yang pertama pun bisa membuatku menjadikanmu yang utama. Lelakiku, kamu harus tahu aku telah mencintaimu tanpa sisa. Hampir semuanya telah aku berikan untukmu. Hatiku, telah aku ubah menjadi dermaga cintamu. Seberapa jauh kau pergi, seberapa jauh kita terpisah, kau harus kembali ke sini, ke hatiku, ke dermaga cintamu. Aku mencintaimu tanpa sisa, Raymond Soelistiono Filemon J

 

Wanitamu

 

Penulis: @vanniewidiasari

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 12, 2012 in Uncategorized

 

3 responses to “Karena Kamu, Jarak Terasa Lebih Manis

  1. raymond soelistiono filemon

    Februari 12, 2012 at 3:52 am

    Okay dan lelakimu bener2 ga bs ngmg apa2 ngebaca apa yg kmu tulis dsini..
    Makasi ya sayang, ak slalu jaga hati ini buat kmu kog🙂

     
  2. vannie widiasari

    Februari 12, 2012 at 10:29 am

    hahaha iyaaa sayang🙂

     
  3. raymond soelistiono filemon

    Februari 13, 2012 at 10:37 am

    hei sayang klo ini lomba, trus ada hadiahnya trus kmu menang, bagi2 ya hadiahnya hahahaha

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: