RSS

Maafkan Aku Atas Kejamnya Masa Lalu

12 Feb

#CeritaUntukKamu 12 Februari 2012

Cinta ini. Cinta sekali teguk, sangat cepat. Kau… Lelaki berbibir tebal yang telah lama menantiku. Mantan kekasihku saat masa putih biru, cinta monyetku.
Sebesar itukah cintamu padaku, seluas itukah sayangmu? Apa yang indah dari diriku? Aku tak cantik. Aku tak memiliki tubuh yang indah. Bahkan aku sering tidak memperdulikanmu. Lalu mengapa kau menyimpan rasa yang begitu besar padaku?
Apa kau ingat dulu, saat pertama kau menyatakannya padaku. Saat itu aku masih kelas 2 SMP dan kau kakak kelasku. Yaa aku sangat ingat itu. Saat lebih dari sekali kau mengungkapkan segalanya. Tapi tak ada sedikitpun respect dariku. Hingga akhirnya aku meng-IYA-kan dengan terpaksa!!
Dua minggu hubungan “relationship” ini berjalan. Kau selalu mengumbar rasa sayang dan cintamu. Sedangkan aku sangat ilfil melihatmu. Semua yang kau lakukan itu konyol, bodoh, tolol. Aku sangat tidak suka. Bagiku itu sangat menjijikan. Aku malu dengan tingkahmu. Aku malu mengakuimu sebagai kekasihku.
Mungkin sangat tersiksa menjadi dirimu. Tapi kau selalu sabar menghadapiku. Hanya itu yang aku suka darimu. Kau bahkan menyayangiku lebih dari apapun. Kau tak pernah memarahiku. Dan malah sebaliknya, aku yang sering memakimu, menuntut lebih, marah-marah. Kau tahu mengapa aku begitu? Karena aku tak punya sedikit pun perasaan apapun padamu.
Hingga aku bosan mempermainkanmu. Lelah berpura-pura baik padamu. Dan aku menyukai peria lain. Sahabatku sendiri. Dengan gampang dan entengnya aku langsung mengucapkan kata “putus”. Kau hanya meminta penjelasan. Dan aku hanya mengatakan BOSAN. Dan kau menyerah “ya sudah”, itu kata terakhir yang kau ucapkan. Aku tahu sakit yang kau rasakan. Tapi aku terlalu egois saat itu. Aku tidak peduli dengan persaanmu. Masa bodoh buatku. Di pikiranku saat itu hanya kau jalani hidupmu dan aku jalani hidupku.
Berbulan bulan berlalu. Aku lulus SMP dan akan melanjutkan ke bangku SMA. Aku mendaftarkan diri di MA Negeri. Hanya kebetulan atau memang takdir, disana aku bertemu denganmu. Bimbiang saat itu, jika aku masuk ke MAN ini berarti aku akan menjadi adik kelasmu lagi. Malu? Iya! Kesel? Iya! Tapi mau gimana lagi. Mungkin sudah begini alurnya.
Hampir setiap hari kita bertemu, entah itu hanya kebetulan atau apa. Di parkiran, di kantin, di perpustakaan, di koridor. Kamu kamu kamu dan hanya kamu.
Dan aku tak tahu jin apa yang memasuki tubuhku. Aku selalu bersikap baik padamu. Jika bertemu seringkali aku menyapamu atau hanya memberikan senyum kecil. Aku juga sudah bisa menerimamu sebagai teman curhatku. Kau orang yang selalu aku tunggu telfon dan smsnya. Dan kau yang selalu aku cari-cari saat di sekolah.
Aku malu dengan perasaanku ini. Dulu aku menyianyiakanmu, tapi kini sebaliknya. Kau selalu berkata bahwa rasa itu masih ada, rasa sayangmu untukku tidak akan pernah hilang. Dan akhirnya kita memulai lagi dari awal, kita memulai semuanya dari nol.
Aku berusaha mencintaimu, walaupun agak sedikit sulit. Aku hanya berharap perasaan ini tidak terombang-ambing lagi. Aku tak ingin menyesal karena menyianyiakanmu.
Hey lelaki berbibir tebal…
Kini aku ingin menebus semua. Bantu aku untuk belajar mencintamu dan melupakan yang lalu🙂
Penulis : @fadyaWIDY
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 12, 2012 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: