RSS

Surat Kecil untuk Kamu yang Selalu Aku Rindukan Kehadirannya :)

12 Feb

#CeritaUntukKamu 12 Februari 2012

Hari ini, 26 Januari 2012 tepat satu bulan kita berpisah. Ya, kamu dan aku yang dulu sempat menjadi kita sekarang sudah tak ada lagi.
Sampai saat ini, sebenarnya aku tidak benar-benar mengerti alasanmu meninggalkan ku.
Aku tahu, kamu lelah menjalani semuanya, kamu lelah dengan semua sikap ku dan kamu lelah menjalani hubungan yang sangat monoton ini. Aku tahu itu. Tapi, apakah kamu tahu? Aku juga merasakan hal yang sama, bahkan mungkin aku merasakan hal yang lebih sakit daripada yang kamu rasakan. Aku bosan dengan hubungan kita yang monoton, aku lelah dengan sikapmu, aku kecewa dengan pengkhianatan yang kamu lakukan padaku. Kamu ingat? Saat aku melihat bahkan membaca pesan singkat dari seorang wanita di inbox handphonemu? Saat itu hubungan kita baru berjalan 5 bulan. Saat itu aku sangat sakit, hatiku perih seperti ditusuk pedang tajam. Kamu tahu mengapa aku begitu sakit seperti itu? Ya, karena pesan singkat dari wanita itu tidaklah wajar apabila hanya dari seorang teman! Coba saja kamu fikir, apakah pantas dan wajar seorang lelaki yang sudah mempunyai kekasih memakai sebutan sayang,cinta,emoticon kiss, dan sebagainya di dalam sebuah pesan singkat dengan wanita lain yang
bukan kekasihnya? *Bukan ibunya juga tentunya-_-*
Apakah kamu ingat? Di hubungan kita yang baru berjalan 3bulan, aku bertanya padamu tentang seorang wanita yang mengungkapkan bahwa dia merindukanmu di sebuah jejaring sosial, kamu berkata dia hanyalah seorang sahabat. Dan saat aku bertanya apakah kamu menyukainya, kamu mengelak! Kamu mengatakan itu hanyalah GOSIP! Dan setelah aku mendesakmu terus menerus, akhirnya kamu mengaku, kamu menyukainya bahkan saat aku dan kamu sudah menjalin hubungan selama 3bulan! Saat itu, aku masih bisa sabar, aku masih bisa mempercayaimu, dan aku mencoba melupakan masalah itu, tapi apakah kamu tahu? Aku masih tetap memantau dari jarak yang tidak kamu ketahui. Hingga pada akhirnya, aku melihat dan membaca pesan singkat dari wanita itu di inbox HP-mu! Aku begitu shock, aku sudah tidak bisa menahan air mataku untuk tidak terjatuh. Hatiku sangat hancur! Apalagi pada saat itu kamu ada di dekatku tapi kamu tidak menyadari bahwa aku menangis! Lelaki macam apa kamu ini? Menanyakan
aku kenapa pun tidak!
Dan yang lebih membuatku sakit, ternyata kamu diam-diam masih sering bertemu dengannya dan pergi berdua dengannya! Sementara denganku? Mengajak aku pergi berdua denganmu pun kamu tak pernah!
Dengan seluruh usaha ku, aku mencoba untuk terus bertahan , aku mencoba untuk mempercayaimu saat kamu berjanji di depanku kamu tak akan pernah sekalipun untuk menghubunginya lagi.
Aku merasa senang, ternyata benar, kamu menepati janjimu itu. Setelah kejadian itu, hubungan kita baik-baik saja. Sampai pada bulan ke 7 hubungan kita, aku merasakan sesuatu yang berbeda dari dirimu, aku merasa kehilangan kepedulianmu terhadapku, aku merasa kehilangan semua perhatianmu, apa yang menyebabkan kamu begitu? Aku sering bercerita kepada sahabat-sahabatku tentang perubahan sikapmu, dan mereka semua menyarankan agar aku mengakhiri saja hubungan kita, jelas aku menolak hal itu, karena jujur saja, aku masih sangat mencintaimu walaupun sebenarnya aku lelah dengan hubungan yang monoton itu!
Sampai di bulan ke 8 , aku merasakan ada yang hilang. Aku merasa asing dengan dirimu, aku mencoba bertanya padamu, ada apa dengan sikapmu, kamu selalu menjawab tidak ada apa-apa, padahal aku yakin.sangat yakin bahwa ada suatu faktor yang membuat kamu menjadi seperti itu. Hingga akhirnya, aku merasa perubahan sikapmu yang drastis itu semakin terasa, amat sangat terasa. Dan……pada hari itulah, 26 Desember 2011 , kamu memutuskan untuk meninggalkan ku, betapa sakitnya hatiku, dan betapa sedihnya aku saat itu. Tapi anehnya, aku tidak ingin menangis sama sekali. Bahkan, aku merasa sedikit senang. Ya, hanya sedikit. Aku merasa semua beban dihatiku hilang saat kamu memutuskan untuk meninggalkanku. Mungkin karena air mataku telah habis aku keluarkan untukmu saat kita masih menjalin hubungan dahulu.
Lucunya, setelah 4 hari sejak saat itu aku baru menangisi kepergianmu. Aku baru merasa ada sesuatu yang amat berharga yang hilang dari hatiku. Bodoh sekali aku menangisimu! Padahal belum tentu kamu juga menangisi ku.
Ya, teman-temanku berkata aku terlihat lebih bahagia saat aku sudah berpisan dengamu. Padahal kenyataannya, aku sangat merasa sedih. Aku merasa benar-benar kehilangan kamu. Aku belum bisa terbiasa tanpa kamu, tanpa perhatianmu, tanpa pesan singkat darimu, tanpa sentukan tanganmu di pipi dan tanganku. Aku belum bisa terbiasa untuk kehilangan itu semua!
Aku baru tersadar, tulisanku ini sudah amat panjang.kurasa, jika aku menulis tentangmu tak akan pernah ada ujungnya. Kamu tahu itu karena apa? Ya, karena kenangan tentang dirimu, kenangan kita yang dulu sempat berbagi canda dan tawa telah memenuhi sebagian memori otakku dan sulit bagiku untuk melupakan semua itu. Dan kamu tahu? Aku belum bisa mengikhlaskanmu meninggalkan aku untuk mencari seorang wanita yang lain yang tentunya akan lebih baik daripada aku. Aku tak rela, bila harus melihat kamu bersama dengan wanita lain. Aku egois? Ya,aku tahu itu.
Baiklah, aku lelah bila harus memutar terus menerus kenangan tentang kita di memori otakku. Aku hanya ingin kamu bahagia. Dan yang aku tahu, aku masih mencintamu dan aku begitu merindukan kamu yang dulu.

Penulis : @indrikmlsr

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 12, 2012 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: