RSS

Surat Untuk Si Cantik

13 Feb

#CeritaUntukKamu 13 Februari 2012

“Untuk seseorang yang selalu hadir dalam tiap gumpal nafasku, @icungicung.

Di hati dan mataku kamu selalu yang tercantik”.

Dear Cantik,

Apa kabar? Semoga kamu baik-baik saja ya.

Ya, aku selalu ingin tahu tentang apa saja yang kamu lalui sepanjang hari ini. Aku ingin selalu tahu bagaimana keadaan kamu. Mulai dari Facebook dan Tweet-tweet darimu yang ter-update tiap hari. Atau juga sms-sms sepele yang berisi pertanyaan rindu. Yang kadang dibalas, atau juga tidak sama sekali. Atau juga tersenyum melihatmu dari kejauhan. Dalam event ini, aku berharap engkau membaca tulisan ini. Tiap-tiap kata dalam surat ini mewakili berjuta-juta perasaanku yang tulus padamu. Kau tidak pernah tahu bagaimana rasanya memendam sejuta rindu yang tak terungkapkan. Perasaan laki-laki biasa yang ingin menggapai cinta yang dicitakan tiap detiknya. Perasaan laki-laki biasa yang . . . ah, kau tahu kan?

Cantik, tak terasa ya sudah hampir enam bulan kita beranjak dari SMA tercinta kita. Dan hampir 3,5 tahun aku mengenal dirimu. Dan selama itu pula lah aku menyimpan perasaanku padamu. Tanpa satu kata pun yang terucap. Ya, itulah aku si pengecut ini.

Kadang, aku merasa seperti orang bodoh.  Selama itu pula aku menyia-nyiakan kesempatan untuk mendapatkan hatimu, walaupun kamu sudah ada dan nyata di sekitarku. Aku melewatkan sebuah kesempatan yang orang-orang bilang itu emas. Padahal aku tak mampu untuk melakukan hal itu. Sebuah hal yang orang bilang itu mudah untuk dilakukan siapa saja. Namun bagi diriku, itu tidaklah mudah untuk dilakukan. Tidak mudah untuk menyatakannya secara langsung padamu. Yang orang bilang, “Cinta itu butuh pengungkapan”. Namun, sebagian yang lain perlu mengungkapkan nya dengan bahasa yang berbeda. Termasuk aku.

Hehe . . .  Kita satu Fakultas, Cantik.

Kau tahu, aku masih mengingat setiap momen saat kau dan aku bertatap muka. Butuh beberapa kali tatapan bahwa kau itu tidaklah biasa. Kau itu istimewa. Setidaknya di mataku begitu.  Cantik, kau bukanlah tipe seperti wanita kebanyakan. Kau bukanlah tipe wanita yang gampang luluh dengan rayuan. Kau bahkan tak bergeming sama sekalipun kepada basa-basi dan perhatian.  Lantas, kau ini tipe wanita seperti apa?

Tidak… tidak, aku tidak akan menyerah untuk mendapatkan cintamu. Aku tidak akan mungkin pernah mundur walau mungkin alam berkata lain sekalipun. Semangatku baja, aku tidak akan pernah mengucapkan kata mundur untuk urusan yang satu ini. Semangatku tidak  akan pernah mati.

Cantik, aku menyukai dirimu yang apa adanya. Jujur, aku tak tahu pasti kapan kali pertama tertarik sama kamu. Aku sangat mengagumi dirimu. Semua itu berjalan begitu saja. Semakin hari semakin menjadi. Selalu kucoba untuk menutupi perasaanku ini padamu. Semakin kututupi perasaan ini, semakin tak terkendali diriku. Di satu sisi, aku suka dirimu. Tetapi di sisi lain aku tidak boleh menunjukan rasa suka ku padamu. Kalau memang aku harus menutupinya, aku tidak bisa, Cantik. Aku bisa-bisa menjadi gila karena ketidak mampuanku mengendalikan perasaan ini. Itu semua kulakukan karena waktunya belum tepat. Jalan kita masih panjang, Cantik.

Dan sampai sekarang, aku tidak pernah mampu memberikan alasan kenapa aku mencintai kamu. Yang aku tahu di hati dan mataku hanya ada kamu, satu-satunya yang paling cantik.

Hehe , itulah Aku. Si pengecut ini.

Aku doakan Cantik. Ketika kamu sudah siap menjadi pacarku, aku akan segera melamarmu. Dan kita akan segera berbulan madu di Kota Paris. Nanti, di menara itu pula lah aku akan menciumi keningmu.

Aku ingin kamu tahu Cantik, akan selalu ada orang yang menyayangimu dalam kondisi apapun.

Dari seseorang yang mencintaimu,

Dulu, sekarang, dan selalu.

 

Unja, 13 Februari 2012

Tertanda,

 

@sipengecut1

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 13, 2012 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: